Ntahlah Kawan
Perjalanan ini semakin berat kawan
walau bebatuan mulai mencair
Melengkapi luluhnya embun pada mentari
Namun, muara mulai menanti dengan
Buaya - buaya buas yang berkulitkan dusta.
Nestapa yang tercipta
Bukan karena daun enggan berayun
Tapi karena air yang sulit membeku
Harus kita ketahui
Tepian sungai mulai menipis
Diperempatan lintas jiwa
Entah esok, Entah lusa
Atau kemarin
Kalbu kita terbalut api
Yang menerangi sekaligus membakar asa
Ntahkan hangus ataukan berderang dengan sinarnya
Jangan lupa kawan !
Bawa kembali obor cita
Yang kau gantung didaun jendela.
Deni Rafli / Ayash
Pukul 11.50 WIB
Tgl : 27 / 01 / 2007










