
Memang kami berbeda dari yang lainnya. Kami adalah manusia yang berdiri disini dengan janji. Janji yang terikrarkan dengan pengorbanan. Tak banyak yang mampu bertahan sampai akhir. Bahkan dipertengahan jalan pun banyak yang gugur. Dan sebenarnya kami tidak suka dengan peribahasa 'gugur satu tumbuh seribu'. Sebab yang kami cintai adalah jadi satu tumbuh sejuta.
Kami berada disini sekali lagi dengan pengorbanan. Dengan mengorbankan apapun yang kami punya. Sekalipun itu setengah dari nyawa kami. Karena melangkah sampai tahap ini tidaklah mudah.
Kami hanya seonggok manusia lemah yang tidak ingin memerlihatkan kelemahan dimata manusia. Karena kami tahu. Bila kami lemah bagaimana dengan yang lainnya. Motto kami hanya satu 'jangan pernah menampakkan kelemahan didepan manusia tapi tampakkanlah kelemahan itu dihadapanNya. Agar Dia yang akan selalu menguatkan'.
Tak peduli apakah amal kami dilihat ataukah tidak sama sekali oleh mereka. Tetap kami akan berdiri diatas jalan ini. Karena kami faham bahwa penilain Allooh lebih kami cintai daripada penilaian manusia. Bila kami berbelok dari haluan. Maka bukan hanya partner yang akan mengeksekusi kami secara adat. Melainkan orang-orang yang kami jagapun akan mengeksekusi kami. Dibumi hanguskan hingga tidak tersisa.
Kami bukanlah manusia yang siap mati saat ini. Karena kematian perlu dipersiapkan jauh-jauh hari. Tapi kami manusia yang siap mati-matian memperjuangkan amanah hingga kematian tanpa sadar datang menghampiri kami. Dan kematian kamipun tidaklah sia-sia. Tak peduli. Seberat apapun itu amanahnya. Kami berusaha sekuat tenaga untuk jalani dan ta'ati.
Karena sesungguhnya barisan yang rapi sangat Allooh cintai. Dan Islam membangun daulah Islamiyah ini berawal dari lurusnya shaf dalam sholat. Ta'atnya makmum terhadap imam. Dan kami mencoba menjaga shaf-shaf itu agar tetap rapi.
Kami hanya sekumpulan manusia yang bercita-cita memasuki satu dari tujuh pintu syurga dengan kemampuan yang Allooh berikan kepada kami.
Izinkan kami menjaga kalian. Bisa jadi itulah jalan menuju ridho Allooh. Bila kami salah. Jangan pernah ragu untuk memperbaiki kami. Karena kami juga manusia.
~ Seringnya kami dijuluki sebagai JUNDI ~






0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan sahabat blogger berkomentar apapun si sini. Dan mari membudayakan berkomentar dengan bahasa yang dapat membangun motivasi, saling mengingatkan, dan saling menasehati. Saya tunggu komentarnya :)