9 April tidak berlalu begitu saja. Berlalunya hari itu diwarnai dengan fenomena yang hampir serupa diberbagai daerah dibangsa ini. Yang kita saksikan juga tidak jauh berbeda. Ketegangan, keheroikan, ketidakpastian, keterkejutan, keanehan, keluguan, kelucuan, dan kebahagian pun telah menjadi selimut dinginnya hawa malam tadi. Seolah tak mau berhenti menatap runtext quick count dari berbagai versi yang dihidangkan secara gratis di layar kaca. Saya terus mengutak-atik chanel untuk mencari pembanding Quick Count.
Tidak mau ketinggalan dari hiruk pikuknya quick count. Deringan android malam tadi pun tidak kalah serunya. Andro saya membuat suara yang lumayan bising diruang front office DPW PKS Yogyakarta. Setidaknya membuat bising pemiliknya. Pasalnya, What'sApp (aplikasi W.A) yang terinstall di andro terus berkicau. Mengalahkan aplikasi twitter yang kemarin siang saya update ke versi anyar. Mengicaukan data quick count dan Black Campaign partai rival diberbagai tempat wilayah D.I.Y.
Wal hasil dari diskusi tadi malam. Quick count yang terpampang ditelevisi dapat dijadikan patokan skala nasional. Walaupun begitu, saya masih berpatokan dengan persentase suara yang dikumpulkan tim tabulasi PKS. Saya merasa data tabulasi se Indonesia yang dikumpulkan ke DPP adalah info yang valid. Sekalipun saya tidak menyepakati pernyataan bahwa quick count yang tertera di runtext televisi. Saya tetap mengapresiasi perolehan quick count dari lembaga survey ini yang menempatkan relawan di tiga ribu dua ratus titik pemilihan. Disebabkan data yang mereka ambil juga dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Memang quick count jadi perbincangan yang cukup menarik. Dan ada yang lebih menarik untuk diketahui member group. Saya kira perkara ini pun sudah menjadi jamak di saat pemilu begini. Sudah wajar bagi sekalangan orang yang haus kekuasaan karena hal seperti ini sudah menjadi rahasia umum. Pembiacaran kita yakni pembelian suara. Beberapa temen group menuturkan beberapa kisah yang miris saat mengetahui money politik terjadi didepan atau bahkan di desa mereka. Salah seorang teman mengatakan bahwa daerahnya selama ini diopeni kader PKS. Aleg PKS berikhtiar terus untuk mewujudkan permintaan warga desanya. Selama ini program desa digoalkan oleh aleg PKS. Tapi saat pemilihan 9 April kemarin, TPSnya dikalahkan oleh partai lain yang sempat mengedarkan sejumlah uang menjelang pemilihan. Teman yang lain juga bercerita hal yang serupa. Daerahnya terkena serangan fajar. Namun TPS nya masih diungguli partai lainnya disebabkan masih adanya kharisma keluarga partai unggul tersebut dan juga kadernya memegang peranan penting di ranah pertanian desa. yang lain pun bercerita. Kali ini ibu sang temen adalah PNS. Sang ibu sudah akan memilih PKS saat pemilu nanti. Ia azamkan PKS adalah pilihannya dari jauh-jauh hari. Tapi apa daya seorang PNS. Ia ditekan dibawah ancaman akan dimutasi kalau tidak milih partai tertentu. Akan Miris dan tragis. Menang telak tanpa keberkahan sama sekali. Tamak. Inilah mengapa PKS memakai Agama sebagai benteng utama. Karena addinunnashihah. Agama itu nasehat. Agama yang membawa jalan selamat. Sejauh yang aku tahu. Semua agama tidak memperbolehkan bentuk kecurangan. Tapi ya sudahlah. Semua itu tidak menjadi persoalan yang utama. Sepanjang hidup kami hanya ingin menjadi pelayan masyarakat yang terbaik. Tentunya tidak melayani dengan kecurangan dan ketamakan kekuasaan. Melainkan dengan cinta, kerja, dan harmoni. Mumpung tagline ini akan ada selama lima tahun kedepan. Apapun Yang Terjadi, Kami Tetap kan Melayani #AYTKTM.
Aku tak peduli dengan hasil quick count. Aku tak peduli dengan cibiran para penguasa yang menghalalkan segala cara. Aku tak peduli dengan orang yang mencurangi anak negeri ini dengan lembaran-lembaran penyesatan. Aku tahu partai ini selamanya akan disayat dengan kebencian dan kezhaliman. Biarlah Allooh yang menghadirkan keadilannya ditengah-tengah kami dan kita semua.
Saatnya tersenyum menyambut hari ini dan esok dengan kebaikan :)
Ya Robbi,
Ridhoilah para pemimpin dinegeri ini
Ridhoilah para pemimpin yang amanah dengan bebannya
Ridhoilah para pemimpin kami dengan keberkahan dari-Mu
Ridhoilah para pemimpin kami dengan segala kekuarangannya
Ya Robbi,
Berikan kami petunju Mu untuk melalui jalan yang lurus, selalu
Berikan kami kekuatan untuk menegakkan kebajikan
Berikan kami keikhlasan hati yang luasnya melebihi hati para syuhada
Berikan kami kesempatan berbuat baik dimanapun dan kapanpun
Berikan kami waktu untuk melayani masyarakat tanpa berhenti
Ya Allooh,
Berikan kami cinta seluas samudera
Izinkan kami bekerja seikhlas para sahabat rosul melayani
Izinkan kami memadukan keduanya dengan harmoni yang menggelora
Bersemangatlah.






:)
BalasHapus