Provider seluler merupakan bagian terpenting dari sebuah komunikasi antar sesama manusia untuk dewasa ini. Tidak tahu dekade-dekade di masa depan ya. Siapa tahu dimasa depan nggak butuh provider seluler. Dan ya memang keberadaan selular sangat-sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup rakyat banyak. Selain hajat hidup untuk berkomunikasi harus terus terjaga. Bahasa kerennya keep contact kali ya. pemenuhan syahwat komunikasi semisal interaksi bisnis, interaksi keluarga, video call an, gaming, surfing atau browsing, atau sekedar cak cek group sosmed haruslah benar-benar terpenuhi secara maksimal. Siapa lagi yang bisa dihandalkan kalau bukan signal. Ya signal. Nah bagaimana kalau signal lelet. Alamat sekarat tuh kesabaran. Terlebih bagi gamers yang suka mabar (main bareng) via handphone. Saat load data, sinyal masih aman gaes. Eh tapi saat mabar sinyal langusng hilang ngacir entaqh kemana rimbanya. Signal sekarat langsung ke Ping di angka 200an. Alah sudah. Tamat.
Ini kejadian di signal 3 (three). Provider yang satu ini cukup bagus mempromosikan produknya. Tapi signal hilang timbul sampai tenggelam gaes. Tapi perlu bold sedikit diketerangan yang ini. Bahwa hilangnya signal 3 (three) terjadi disaat sidang MK 2019 sedang berlangsung dan disaat pengumuman akan berlangsung MK 2019. Sebelum kejadian sidang MK, semua fine-fine aja. Ngelag sih ada, tapi tak lama dan tak sesesering itu. Bahkan aplikasi reconnecting dan bahkan sampai force close. Sebelum HP dioperasiin signal masih 4G, mentereng jelas di atas sebelah bar signal hape. Eh saat hape diajak browsing signal langsung down, hampir D.O dia (waka waka waka). Kasus persidangan MK mungkin tidak membuktikan apa-apa terhadap hilangnya signal 3 (three) kesayanganku. Ya Ini hanya sekedar otak atik gatuk. Just opini-an lah dari ku. Hanya saja, ini sudah kelewatan gaes. Pelanggan dibuat tidak nyaman. Padahal aku beli pakai uang sendiri, itu uang halal toyyib gaes. Kita sudah beli kenapa harus begini signalnya. Terkecuali kalau kita ngutang, kalau signal hilang mungkin wajarlah :p
Ini kejadian di signal 3 (three). Provider yang satu ini cukup bagus mempromosikan produknya. Tapi signal hilang timbul sampai tenggelam gaes. Tapi perlu bold sedikit diketerangan yang ini. Bahwa hilangnya signal 3 (three) terjadi disaat sidang MK 2019 sedang berlangsung dan disaat pengumuman akan berlangsung MK 2019. Sebelum kejadian sidang MK, semua fine-fine aja. Ngelag sih ada, tapi tak lama dan tak sesesering itu. Bahkan aplikasi reconnecting dan bahkan sampai force close. Sebelum HP dioperasiin signal masih 4G, mentereng jelas di atas sebelah bar signal hape. Eh saat hape diajak browsing signal langsung down, hampir D.O dia (waka waka waka). Kasus persidangan MK mungkin tidak membuktikan apa-apa terhadap hilangnya signal 3 (three) kesayanganku. Ya Ini hanya sekedar otak atik gatuk. Just opini-an lah dari ku. Hanya saja, ini sudah kelewatan gaes. Pelanggan dibuat tidak nyaman. Padahal aku beli pakai uang sendiri, itu uang halal toyyib gaes. Kita sudah beli kenapa harus begini signalnya. Terkecuali kalau kita ngutang, kalau signal hilang mungkin wajarlah :p
Apakah tulisanku ini merugikan provider kartu 3 (three)? Semoga tidak. Justru ini bagian dari kritikan dan cintaku terhadap provider yang satu ini gaes. Sejak tahun 2016 aku pakai kartu ini. Dan baru kali ini cukup ngeselin sinyalnya. Semoga 3 (three) bisa memperbaiki layanannya di kemudian hari. Eh kalau bisa dari sekarang ding. Punya hape bagus tapi signalnya selalu jelek itu, nyesek banget gaes :p
Njug aku kudu piye? waka waka waka

















